Author Gudelines

Petunjuk Penulisan Artikel pada Jurnal Teologi Berita Hidup

Informasi Umum

Jurnal Teologi Berita Hidup diterbitkan sejak 2018 dengan frekuensi 2 (dua) kali setahun setiap bulan Maret dan September. Jurnal Teologi Berita Hidup diterbitkan dari artikel-artikel yang dikirim ke redaksi Jurnal Teologi Berita Hidup setelah melalui proses review oleh Dewan Redaksi dan Mitra Bestari. Setiap artikel yang dikirimkan harus terbebas dari unsur plagiarisme maupu autoplagiarisme.

Jurnal Teologi Berita Hidup adalah jurnal nasional yang sudah dikembangkan dengan sistem pengelolaan secara daring melalui OJS (Open Journal System). Proses pendaftaran artikel dan proses telaah artikel dikerjakan secara daring. Pada saat ini Jurnal Teologi Berita Hidup telah diindeks oleh Google Scholar dan Portal Garuda.

Artikel dapat ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia sesuai kaidah yang baik dan benar. Artikel dapat berupa hasil-hasil penelitian, kajian teori (state of the art), maupun analisis serta pemecahan permasalahan yang relevan dengan bidang ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen. Artikel tidak boleh berbentuk khotbah atau orasi yang ditranskripsikan.

Penulis harus menjamin bahwa artikel yang didaftarkan belum pernah dipublikasikan dalam media publikasi lainnya, dan tidak sedang didaftarkan secara bersama-sama pada jurnal lainnya. Penulis juga harus dapat menjamin bahwa tulisannya bebas dari plagiarisme, falsifikasi, dan fabrikasi. Untuk pencegahan kecurangan-kecurangan tersebut, tim redaksi melakukan analisis kemiripan untuk setiap naskah yang didaftarkan.

Ketentuan Penulisan

Artikel harus ditulis pada kertas berukuran A4 (210 x 297 mm). Artikel disusun dengan urut-urutan topik bahasan: Pendahuluan, Metodologi, Pembahasan, Kesimpulan, dan Referensi. Artikel yang didaftarkan tidak perlu memuat kata pengantar dan daftar isi.

Judul Naskah

Judul naskah harus mencerminkan inti dari isi suatu tulisan. Judul hendaknya menonjolkan fenomena (objek) yang diteliti, bukan metode dan bukan kegiatan (proyek). Judul bersifat informatif, spesifik, efektif dan maksimal 12 (dua belas) kata.

Nama penulis ditulis secara lengkap di bawah judul tanpa menyebutkan gelar, dan di bawah nama dituliskan identitas penulis (institusi afiliasi) dan pos-el penulis.

Abstrak

Abstrak merupakan garis besar penelitian, ditulis dalam penjelasan singkat dan padat. Abstrak tidak berisi acuan, dan tidak menampilkan persamaan matematika atau singkatan yang tidak umum. Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Abstrak mencakup latar belakang, tujuan, metode, hasil, serta kesimpulan dari penelitian, ditulis dalam satu paragraf dengan jumlah kata paling banyak 250 kata dalam bahasa Indonesia. Abstrak yang bagus memuat kebaruan (novelty) dari tulisan: metode yang baru, metode yang lebih baik, masalah baru, atau pengetahuan yang baru.

Kata Kunci

Pada bagian akhir abstrak dituliskan tiga sampai lima kata kunci. Masing-masing kata kunci tidak boleh lebih dari lima kata. Kata kunci hendaknya spesifik mencerminkan apa yang dibahas dalam artikel. Kata kunci bermanfaat untuk memudahkan pengguna untuk menemukan artikel tersebut dalam pencarian.

Pendahuluan

Pendahuluan biasanya lebih ditekankan pada pembahasan urgensi masalah yang akan diselesaikan. Dalam paragraf pertama dikemukakan masalah secara umum. Penulis perlu menjelaskan mengapa masalah itu harus diselesaikan. Untuk mendukung alasan urgensi masalah itu maka penulis perlu menyertakan sumber atau kutipan. Dalam paragraf kedua dikemukakan masalah secara khusus. Arti khusus di sini adalah sudah menjurus kepada objek masalah. Penulis perlu menjelaskan objek yang diteliti dan menambahkan bukti-bukti bahwa masalah tersebut memang sungguh-sungguh ada.

Penulis bisa juga mengemukakan hasil-hasil penelitian terdahulu yang sudah mencoba memberikan solusi. Beberapa solusi yang ditemukan didaftarkan dengan menuliskan sumbernya. Penulis dapat mendaftarkan apa metode yang digunakan dalam penelitian terdahulu dan apa hasilnya. Di dalam pendahuluan perlu termuat masalah yang akan dibahas dan dicarikan solusinya. Rumusan masalah akan mengarahkan bagian-bagian selanjutnya agar tidak meluas kepada pembahasan yang tidak berhubungan dengan masalah.

Metodologi

Pada bagian ini penulis mengemukakan metode apa yang digunakannya untuk memecahkan masalah.

Pembahasan

Pada bagian ini penulis diberikan kesempatan untuk menguraikan hasil penelitian dan membahasnya.

Kesimpulan

Kesimpulan adalah jawaban dari masalah yang dikemukakan pada pendahuluan. Kesimpulan bukan merupakan ringkasan artikel. Kesimpulan tidak perlu memuat rumus, gambar, atau tabel. Kesimpulan yang baik adalah kalimat yang berupa fakta hasil penelitian.

Gambar dan Tabel

Gambar dan tabel diletakkan di dalam teks dan diberi keterangan, tidak dipisahkan sebagai lampiran. Gambar dan tabel diikuti dengan judul gambar yang diletakkan di bawah gambar yang bersangkutan dan judul tabel yang diletakkan di atas tabel yang bersangkutan. Judul gambar dan judul tabel diberi nomor urut. Gambar dijamin dapat tercetak dengan jelas walaupun diperkecil sampai 50%.

Gambar tidak dibingkai. Untuk gambar atau grafik yang berwarna, akan ditampilkan dalam mode grayscale dalam edisi cetak. Tabel disajikan tanpa garis vertikal, dengan 3 garis horizontal utama yaitu 2 garis horizontal untuk judul kolom dan 1 garis penutup dari baris paling bawah.

Pengutipan

Penulisan sumber rujukan menggunakan sistem Turabian. Dalam hal ini informasi rujukan disajikan dalam bentuk catatan kaki. Catatan kaki ditulis dengan huruf ukuran 10 pt, spasi tunggal, dengan baris pertama menjorok sejauh 1,25 cm. Penulis disarankan menggunakan aplikasi Mendeley dalam pengutipan dan penyusunan referensi. Tujuan menggunaan Mendeley adalah supaya terjadi keseragaman dalam metode sitasi, selain itu penulis juga dimudahkan dalam menyusun Referensi (Daftar Pustaka).

Referensi

Referensi memuat semua sumber yang disitasi dalam artikel. Referensi ditulis dengan spasi ganda, dengan baris kedua dan seterusnya menggantung sejauh 1,25 cm. Referensi perlu dituliskan dalam form Metadata pada saat pendaftaran artikel secara daring. Dengan aplikasi Mendeley, penulis dimudahkan untuk menyusun referensi.

Format Penulisan

Tim redaksi Jurnal Teologi Berita Hidup telah menyediakan templat yang dapat digunakan untuk memudahkan penulis artikel agar hasil tulisannya sesuai dengan format yang diharapkan. Pada templat telah tersedia style yang dapat langsung diterapkan pada teks atau kalimat yang hendak diformat. Adapun style yang tersedia adalah sebagai berikut:

  1. Judul Artikel
  2. Penulis Artikel
  3. Afiliasi
  4. E-mail Penulis
  5. Judul Abstrak
  6. Isi Abtrak
  7. Sub-Judul 1
  8. Sub-Judul 2
  9. Sub-Judul 3
  10. Badan Teks
  11. Catatan Kaki
  12. Referensi

Pemuatan Artikel

Artikel dikirimkan secara daring dengan cara mengakses website dari Jurnal Teologi Berita Hidup dengan alamat sebagai berikut;

http://e-journal.sttberitahidup.ac.id/index.php/jbh/index.

Setiap Penulis harus mempunyai users name dan Password untuk bisa mendaftarkan artikelnya. Data pada bagian Metadata harus diisi secara lengkap semua data tentang penulis dan artikel yang ditulisnya. Bagi calon Penulis yang belum bisa submitted secara online dapat menghubungi Redaksi melalaui jalur e-mail dengan alamat;

jurnal@sttberitahidup.ac.id atau jurnalberitahidup@gmail.com.

Setiap artikel akan dilakukan telaah oleh Dewan Redaksi dan Mitra Bestari. Korespondensi akan ditujukan kepada penulis pertama. Penulis harus segera memperbaiki artikel sesuai petunjuk reviewer. Jika artikel telah dinyatakan diterima baik Major Revision maupun Minor Revision, maka Penulis harus segera memperbaiki artikel yang telah melalaui proses telaah.

Redaksi berhak menolak artikel yang dikirim apabila tidak relevan dengan bidang teologi dan pendidikan agama Kristen, tidak up to date, atau sudah pernah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah lainnya.