Analisis Frasa “Penuh Roh” dalam Berbagai Peristiwa di Kisah Para Rasul dan Penerapan Prinsip-prinsip Teologisnya pada Masa Kini
DOI:
https://doi.org/10.38189/jan.v6i2.1041Keywords:
full of the spirit, Acts of the Apostles, Holy Spirit, pl?r?s, pl?th?, PneumatologyAbstract
This study examines the phrase “full of the Spirit” in the Book of Acts with the aim of understanding its complex theological meaning and applying its theological principles today. Although this phrase is often understood simply as an emotional experience, theological and exegetical analysis of the Greek text shows that its meaning includes empowerment to carry out missions and courage to witness, character necessary for ministry, endurance in the midst of suffering, and divine authority. This study also highlights the functional difference between the Greek terms pl?r?s (which indicates a continuous quality of character) and pl?th? (which refers to a temporal or temporary empowerment that occurs at a specific time for a specific purpose). The application of these principles today emphasizes the importance of the church prioritizing dependence on the Holy Spirit in carrying out its mission, making spiritual integrity the primary standard of leadership, relying on the power of the Holy Spirit in facing challenges, and carrying out the mission with divine authority. The novelty of this research lies in its comprehensive approach, which combines Greek language analysis with practical application, thereby challenging superficial views and offering a richer and more relevant theological understanding of the role of the Holy Spirit.
Penelitian ini mengkaji frasa “penuh Roh” dalam Kitab Kisah Para Rasul dengan tujuan memahami makna teologisnya yang kompleks dan menerapkan prinsip-prinsip teologisnya pada masa kini. Meskipun frasa ini sering dipahami secara sederhana sebagai pengalaman emosional, analisis teologis dan eksegetis teks Yunani menunjukkan bahwa maknanya mencakup pemberdayaan untuk melaksanakan misi dan keberanian untuk bersaksi, karakter yang diperlukan untuk pelayanan, ketahanan di tengah penderitaan, dan otoritas ilahi. Penelitian ini juga menyoroti perbedaan fungsional antara istilah Yunani pl?r?s (yang menunjukkan kualitas karakter yang berkelanjutan) dan pl?th? (yang merujuk pada pemberdayaan yang bersifat temporal atau sementara yang terjadi pada saat tertentu untuk tujuan tertentu). Penerapan prinsip-prinsip ini pada masa kini menekankan pentingnya gereja memprioritaskan ketergantungan pada Roh Kudus dalam melaksanakan misi, menjadikan integritas rohani sebagai standar utama kepemimpinan, bergantung pada kuasa Roh Kudus dalam menghadapi tantangan, dan melaksanakan misi dengan otoritas ilahi. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan komprehensifnya, yang menggabungkan analisis bahasa Yunani dengan penerapan praktis, sehingga menantang pandangan yang dangkal dan menawarkan pemahaman teologis yang lebih kaya dan relevan tentang peran Roh Kudus
References
Alaslan, Amtai, Bangun Suharti, Laxmi, Nanang Rustandi, Eko Sutrisno, and Siti Rahmi. Metode Penelitian Kualitatif. Edited by M.Si Dr. Achmad Hidir. Perkumpulan Rumah Cemerlang Indonesia (PRCI), 2023.
Aliyanto, Deky Nofa. “‘Penuh Roh Kudus’ Kuasa Resistensi: Tafsir Kpr 4: 1-22 Dalam Perspektif Poskolonial Subaltern Gayatri Cakravoti Spivak.” LOGIA: Jurnal Teologi Pentakosta 5, no. 2 (2024): 24–44. https://doi.org/10.37731/log.v5i2.194.
Damazio, Frank. Memimpin Dengan Roh-Prinsip-Prinsip Kepemimpinan Yang Ilahi. Yogyakarta: Penerbit Andi, 2004.
Lase, Surudiaman, Iman Pasrah Zai, and Malik Bambangan. “Penyembuhan Rohani Dan Pemulihan Identitas?: Pendekatan Hermeneutika Terhadap Kisah Pertobatan Paulus Di Kisah Para Rasul 9?: 17.” Jurnal Silih Asuh?: Teologi Dan Misi 2, no. 1 (2025): 11.
Leigh, Ronald W. Melayani Dengan Efektif. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2011.
Manik, Kristin. “Peran Roh Kudus Dalam Misi Dan Pelayanan Gereja Abad Ke-21.” JIGAMNA: Jurnal Ilmu Agama Indonesia 01, no. 01 (2025): 1–6.
Moulton, Harold K. Leksikon Analisis Bahasa Yunani Yang Direvisi. 1st ed. Randa’s Family Press, 2008.
Palar, Fiona Isaura Talifuddin1Yolanda Nany. “Analisis Tindak Tutur Frasa ’Penuh Dengan Roh Kudus’ Dalam Kisah Para Rasul 6–7: Studi Pragmatik Terhadap Konstruksi Otoritas Spiritual Stefanus.” DAAT: Jurnal Teologi Kristen 6, no. 2 (2025): 158–59.
Rouw, Randy Frank. “Tugas Roh Kudus Dalam Misi Berdasarkan Kitab Kisah Para Rasul.” Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 1, no. 1 (June 18, 2019): 99–109. https://doi.org/10.37364/jireh.v1i1.7.
Santo, Joseph Christ. “Strategi Menulis Jurnal Ilmiah Teologi Hasil Eksegesis.” In Strategi Menulis Jurnal Untuk Ilmu Teologi, edited by Sonny Eli Zaluchu, 121–39. Semarang: Golden Gate Publishing, 2020.
Sinar, Denna Saputri Febrianti, Tallu Padang Lia, Zeira Milarti, and Wenniarti Lius. “Pandangan Alkitab Mengenai Peran Roh Kudus Dalam Pelayanan Dan Pertumbuhan Gereja Kristen Masa Kini.” HUMANITIS: Jurnal Humaniora, Sosial Dan Bisnis 1, no. 2 (2023): 185–98.
Sulistio, Thio Christian. “Peran Roh Kudus Dalam Penderitaan Orang Kristen.” DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 7, no. 2 (2023): 676–94. https://doi.org/10.30648/dun.v7i2.769.
Sumiwi, Asih Rachmani Endang. “Analisis Biblika Baptisan Roh Kudus Dan Penuh Dengan Roh Kudus.” FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika 1, no. 2 (June 23, 2018): 1–20. https://doi.org/10.34081/268328.
Tarigan, Iwan Setiawan. “Eksegesis Dan Penelitian Teologis.” Jurnal Teologi Cultivation 5, no. 2 (2021): 86–102. https://doi.org/10.46965/jtc.v5i2.722.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Angelion: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Angelion is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://e-journal.sttberitahidup.ac.id/index.php/jan
E-mail: jurnalangelion@gmail.com






