Keteladanan Kesabaran Gembala Sidang Berdasarkan Yakobus 5:10

Happy Christmawan Yusack

Abstract


Pastor is an ordinary human being just like any other human being, but what makes him different is that he can be a solution provider for problems faced by many people. So to be a pastor of the church is a calling that must be accompanied by abilities that complement it in carrying out its duties. In carrying out its duties and functions, an example is needed. To be an example must be faced with suffering which is accompanied by patience. The pastor of the church as a head must have an example both spiritually and also family. One of the criteria for the pastor's role model is his patience. Using a literature approach, this paper presents the patience that pastors need to have as role models for their congregations. The conclusion shows that patience is seen in facing difficult things, in achieving goals, in receiving Allah's instruction, and in suffering. Patience is a gift from God that enables every believer to be able to recognize the right decisions and act correctly in the face of suffering.

Gembala adalah seorang manusia biasa yang sama seperti manusia lainnya, namun yang membedakan adalah dia dapat menjadi pemberi solusi untuk masalah yang dihadapi banyak orang. Sehingga untuk menjadi seorang gembala jemaat adalah sebuah panggilan yang harus dibarengi dengan kemampuan-kemampuan yang memperlengkapi di dalam menjalankan tugasnya. Di dalam menjalankan tugas dan fungsinya diperlukan sebuah keteladanan. Untuk menjadi sebuah teladan pasti berhadapan dengan penderitaan yang dibarengi juga kesabaran. Gembala jemaat sebagai seorang kepala harus memiliki keteladanan baik secara rohani maupun juga secara keluarga. Salah satu kriteria keteladanan gembala sidang adalah kesabarannya. Dengan pendekatan pustaka, dalam paper ini disajikan kesabaran yang perlu dimiliki oleh gembala sidang sebagai keteladanan bagi jemaatnya. Kesimpulan menunjukkan bahwa kesabaran tampak dalam menghadapi hal-hal yang sulit, dalam mencapai tujuan, pada saat menerima didikan Allah, dan dalam penderitaan. Kesabaran adalah anugerah Tuhan yang memampukan setiap orang percaya untuk bisa mengenal keputusan secara tepat dan bertindak dengan benar dalam menghadapi penderitaan.


Keywords


exemplary; suffering; patience; church pastor; keteladanan; penderitaan; kesabaran; gembala jemaat

Full Text:

PDF

References


Arifianto, Yonatan Alex, dan Joseph Christ Santo. “Iman Kristen dan Perundungan di Era Disrupsi.” Angelion: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 1, no. 2 (Desember 31, 2020): 149–163. https://e-journal.sttberitahidup.ac.id/index.php/jan/article/view/73.

Chandra, Robby I. Ketika Pemimpin Harus Menghadapi Perubahan. Bandung: Bina Media Informasi, 2005.

Derek J. Tidball. Teologi Penggembalaan. Malang: Gandum Mas, 2002.

Engstrom, Ted W., dan Edward R. Dayton. Seni Manajemen Bagi Pemimpin Kristen. 2 ed. Bandung: Yayasan Kalam Hidup, 2007.

Hasan Sutanto. Surat Yakobus. Malang: Literatur Saat, 2006.

Santo, Joseph Christ. “Makna Ragi Dalam Ajaran Tuhan Yesus tentang Kewaspadaan.” FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 1, no. 1 (Juni 23, 2018): 68–91. http://www.stt-tawangmangu.ac.id/e-journal/index.php/fidei/article/view/4.

Santo, Joseph Christ, dan Dapot Tua Simanjuntak. “Pengaruh Keteladanan Hidup Gembala Sidang terhadap Pertumbuhan Gereja.” Kharismata: Jurnal Teologi Pantekosta 2, no. 1 (2019): 28–41.

Simanjuntak, Dapot Tua, dan Joseph Christ Santo. “Kepemimpinan Gembala Sidang dalam Meningkatkan Pertumbuhan Jemaat: Sebuah Refleksi 1 Petrus 5.” Paria 6, no. 1 (2019): 66–76.

Suhadi, Daniel. Bolehkah Gembala (Pendeta) Berprofesi Ganda?? Diedit oleh Tim LPPM STT BERITA HIDUP. 1 ed. Surakarta: STT Berita Hidup, 2018.

Suhadi, Suhadi, dan Yonatan Alex Arifianto. “Pemimpin Kristen Sebagai Agen Perubahan di Era Milenial.” EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership 1, no. 2 (2020): 129–147.

Suharso, dan Ana Retnoningsih. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Semarang: Widya Karya, 2017.

Sumiwi, Asih Rachmani Endang. “Gembala Sidang Yang Baik Menurut Yohanes 10: 1-18.” Harvester, no. 4 (2019): 2. http://e-journal.sttharvestsemarang.ac.id/index.php/harvester/article/view/16.

Sutanto, Hasan. Perjanjian Baru Interlinear Yunani-Indonesia Dan Konkordasi Perjanjian Baru Jilid II. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 2014.

Tewksbury, Andrew S. Denney dan Richard. “, ‘How to Write a Literature Review,’ Journal of Criminal Justice Education 24, no. 2” (2013).

Alkitab. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 2015.




DOI: https://doi.org/10.38189/jan.v2i1.141

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Angelion is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://e-journal.sttberitahidup.ac.id/index.php/jan 
E-mail: jurnalangelion@gmail.com

Angelion terindeks pada:

          

Keanggotaan dalam asosiasi

 

Laman terkait:

            

Angelion Stats