Tantangan Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti pada Era Pandemi Covid-19: Studi Kasus Kelas Generation For Christ Lembang – Bandung Barat

Gery Altobely Seroh, Agus Nugroho

Abstract


The learning process for Christian Religion & Morals Education (PAK & BP) in Christian minority areas is very different from Christian majority areas. There are many challenges and obstacles faced in the face-to-face learning process, especially in Christian minority areas. In addition to the small number of students, several factors such as; the unavailability of a schedule for religious lessons, unavailable classrooms, perceptions of religious values (marks) can be obtained from the church, lack of response from the school, the absence of adequate teacher availability resulting in one teacher or volunteer have to teach many schools with various classes that must be put together in one day, had become challenges in the PAK & BP learning process. Entering the era of the COVID-19 pandemic, which requires learning to take place online, creates a new challenge, namely learning must go online, making the challenges of the learning process more complicated. This is what makes the author want to give an overview of what the challenges faced in learning PAK & BP are. The use of the survey method in this paper is expected to provide an overview of these challenges and is also expected to provide practical solutions or alternatives that can be used in the PAK & BP learning process.

Proses pembelajaran Pendidikan Agama Kristen & Budi Pekerti (PAK & BP) di daerah minoritas Kristen sangat jauh berbeda dengan daerah mayoritas Kristen.  Banyak tantangan dan kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran secara tatap muka khususnya di daerah minoritas Kristen.  Selain karena jumlah siswa yang sedikit, beberapa faktor seperti tidak tersedianya jadwal untuk pelajaran agama, ruang kelas tidak tersedia, persepsi tentang nilai agama bisa diberi dari gereja, respon dari sekolah yang kurang, tidak adanya ketersediaan guru pengajar yang memadai sehingga  mengakibatkan satu guru atau relawan pengajar harus mengajar banyak sekolah dengan beragam kelas yang harus disatukan dalam satu hari, menjadi tantangan-tantangan tersendiri dalam proses pembelajaran PAK & BP.  Memasuki era pandemi Covid-19 yang mengharuskan pembelajaran dilangsungkan secara online membuat terciptanya tantangan baru yaitu pembelajaran harus melalui daring sehingga membuat tantangan proses pembelajaran semakin rumit.  Hal inilah yang membuat penulis ingin memberi gambaran tentang seperti apa tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran PAK & BP.  Penggunaan metode survei dalam penulisan ini diharapkan bisa memberi gambaran tentang tantangan-tantangan tersebut dan juga diharapkan dapat memberikan solusi atau alternatif praktis yang bisa digunakan dalam proses pembelajaran PAK & BP.


Keywords


learning process; challenge; Covid-19 pandemic; online

Full Text:

PDF

References


Amalia, Andina, dan Nurus Sa’adah. “Dampak Wabah Covid-19 Terhadap Kegiatan Belajar Mengajar Di Indonesia.” Jurnal Psikologi 13, no. 2 (2020): 214–225.

Ambarita, Jenri, Ester Yuniati, dan Nurmiani Sinaga. “Persepsi Guru Pendidikan Agama Kristen Indonesia Terhadap Pembelajaran Online Di Tengah Covid-19 Dan Era Industri 4.0.” Jurnal Shanan 4, no. 2 (2020): 174–193.

Arifianto, Yonatan Alex, dan Joseph Christ Santo. “Iman Kristen dan Perundungan di Era Disrupsi.” Angelion: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 1, no. 2 (Desember 31, 2020): 149–163. https://e-journal.sttberitahidup.ac.id/index.php/jan/article/view/73.

Baloch, Qadar Bakhsh. “Mudija Rahardjo - STUDI KASUS DALAM PENELITIAN KUALITATIF: KONSEP DAN PROSEDURNYA,” no. 1 (2017): 1–28.

Covid-, Pandemi, Ella Silvana Ginting, Tya Wildana, Hapsari Lubis, dan Suci Pertiwi. “Kiat Menghadapi Tantangan Pembelajaran Daring Di Masa” 4, no. 1 (2021): 35–43.

Hutapea, Rinto Hasiholan. “Kreativitas Mengajar Guru Pendidikan Agama Kristen Di Masa Covid-19.” Didache: Journal of Christian Education 1, no. 1 (2020): 1.

Kahfi, Ashabul. “Tantangan Dan Harapan Pembelajaran Jarak Jauh Di Masa Pandemi Covid 19.” Dirasah 03, no. 2 (2020): 137–154.

Manab, Abdul. “Menggagas Penelitian Pendidikan (Pendekatan Studi Kasus)” (2016): 149.

Padang, Rusli. “Peningkatan Kreatifitas Dan Inisiatif Guru Pendidikan Agama Kristen Melalui Pelatihan Pengelolaan Pembelajaran Model Daring Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Sekolah Binaan Tingkat Menengah.” Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies 1, no. 1 (2021): 21–54.

Rejeki, Sri, dan Ignasia Sitohang. “ANALISIS PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ONLINE PADA SISWA SMA DALAM MASA PANDEMIK COVID-19” 14, no. 1 (2021): 68–76.

Risdayani. “Hubungan Hospitalitas Dan Teologi Kristen Di Masyarakat Dalam Menjaga Toleransi Antara Umat Beragama Di Masa Pandemi Covid-19,” n.d.

Sihotang, Hermanto. “Penggunaan Media Teknologi Informasi dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di Masa Pandemi Covid-19.” IMMANUEL: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 1, no. 2 (2020): 63–75.

Suni Astini, Ni Komang. “Tantangan Dan Peluang Pemanfaatan Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran Online Masa Covid-19.” Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan 3, no. 2 (2020): 241–255.

Tefbana, Abraham, dan A. Dan Kia. “Peningkatan Kinerja Guru Pendidikan Agama Kristen Di Era Disrupsi Dan Pandemi.” Jurnal Luxnos 6, no. 2 (2020): 254–270.

Yona, Sri. “Penyusunan Studi Kasus.” Jurnal Keperawatan Indonesia 10, no. 2 (2014): 76–80.

Zahra, Maulidia R. Nur & Andini R. “TANTANGAN PENGAJARAN DARING DI MASA PANDEMI: SEBUAH STUDI KASUS EKSPLORATORI.” Orphanet Journal of Rare Diseases 1, no. 1 (2020): 1–7.




DOI: https://doi.org/10.38189/jan.v2i2.192

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Angelion is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://e-journal.sttberitahidup.ac.id/index.php/jan 
E-mail: jurnalangelion@gmail.com

Angelion terindeks pada:

          

Keanggotaan dalam asosiasi

 

Laman terkait:

            

Angelion Stats