Kontroversi Bohong dalam Keluaran 1:8-22

Yonathan Salmon Efrayim Ngesthi, Matius I Totok Dwikoryanto, Fatiaro Zega

Abstract


Abstract

Many people today tolerate the truth of the word by considering that lying for the sake of goodness becomes a natural thing. Through the history of Sifra and Pua, the writer wants to describe the purpose of writing this article to provide an understanding in a biblical context using descriptive qualitative methods and literature study approaches, it can be concluded in the study of the light of the Bible, that lying white or lying for good fulfills all the criteria for action which is included in lying or witness to lies. Because white lies are part of lies or witnesses to lies that God consistently forbids in the Bible, white lies should not be done by believers. It cannot be denied that the practice of white lying has become a habit and is considered normal and commonplace in today's society. But this does not mean that believers can simply join society at large to approve and practice white lies. Furthermore, the Church must act proactively in providing Christian ethics education, especially in relation to the topic of white lies or lying for good so that members of the congregation have a clear and stable understanding of this issue

 

Abstrak

Masayarakat saat ini banyak yang toleransi terhadap kebenaran firman dengan mengangap bahwa kebohongan demi kebaikan menjadi hal yang wajar. Melalui sejarah Sifra dan Pua penulis ingin menjabarkan tujuan penulisan artikel ini memberikan pemahaman dalam kontek Alkitabiah menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan studi Pustaka, dapat disimpulkan dalam kajian dari terang Alkitab, bahwa bohong putih atau bohong untuk kebaikan memenuhi semua kriteria tindakan yang termasuk dalam kebohongan atau saksi dusta. Karena bohong putih termasuk bagian dari kebohongan atau saksi dusta yang dilarang Allah secara konsisten di dalam Alkitab, maka bohong putih tidak boleh dilakukan oleh orang percaya. Memang tidak dapat disangkal bahwa praktek bohong putih sudah menjadi kebiasaan dan dianggap wajar dan lumrah dalam masyarakat hari ini. Namun ini tidak berarti orang percaya boleh begitu saja menggabungkan diri dengan masyarakat pada umumnya untuk menyetujui dan mempraktekkan bohong putih. Selanjutnya Gereja harus bertindak proaktif menyelenggarakan pendidikan etika Kristen, khususnya yang berhubungan dengan topik bohong putih atau bohong untuk kebaikan sehingga anggota jemaat memiliki pengertian yang jelas dan mantap tentang persoalan ini


Keywords


Lies, Controversies, Exodus, Sifra and Pua

References


Bibleworks, BibleWorks ceased operation as a provider of. “BibleWorks,” 2018.

Bird, Phyllis. Images Of Women In The Old Testament In Rosemary Radford Ruether, Religion And Sexism. New York: Simon and Schuster, 1974.

Frame, John M. The Doctrine of the Christian Life (A Theology of Lordship Series). Phillipsburg, NJ: P&R Publishing, 2008.

Harrelson, Walter. The Ten Commandments and Human Rights. Philadelphia: Fortres, 1980.

Hornby, A. S. Hornby, A. S. Oxford: Oxford University Press, 1984.

J.Erickson, Millard. Christian Theology. Grand Rapids: Baker Academic, 1990.

Kaiser, Walter. Toward Old Testament Ethics. Grand Rapids: Zondervan Academi, 1991.

Kloosterman, Nelson D., ed. The Ten Commandments: Manual for the Christian Life. Phillipsburg: Presbyterian & Reformed, 1993.

Murray, John. Principles of Conduct: Aspects of Biblical Ethics. Eerdmans: Reprinted; Grand Rapids, 1991.

Rimba, Retnawaty. Intisari Alkitab Perjanjian Lama. Jakarta: Scripture Union Indonesia, 2016.

Sitohang, S.H. Kasus-Kasus Dalam Alkitab Perjanjian Lama. bandung: Institut Alkitab Tiranus, 2004.

Verkuyl, J. Etika Kristen: Kapita Selekta. Edited by Soegiarto. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1966.

W.S, Lasor, Hubbard D.A, and Bush FW. Pengantar Perjanjian Lama 1 Taurat Dan Sejarah. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2014.

Wahyu, Rita. “Sifra Dan Pua.” Sarapanpagi.Org. Last modified 2006. Accessed March 14, 2020. https://www.sarapanpagi.org/sifra-pua-vt7431.html.

Zaluchu, Sonny Eli. “Strategi Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif Di Dalam Penelitian Agama.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 4, no. 1 (2020): 28.




DOI: https://doi.org/10.38189/jtbh.v4i1.146

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
JURNAL TEOLOGI BERITA HIDUP is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://e-journal.sttberitahidup.ac.id/index.php/jbh
E-mail: jurnalberitahidup@gmail.com

JURNAL TEOLOGI BERITA HIDUP telah terindeks pada situs:

           

 Association Membership:

   

Laman terkait

            

 

View Berita Hidup Stats