Eco-Teosentris: Studi Eco-Teologi dan Kearifan Lokal Dalam Masyarakat Batak Toba

Yosefo Gule, Eduwaret Pratam Surbakti

Abstract


The ecological crisis caused by human activities in this modern era has threatened the existence of human life, nature, and various other living things. The current environmental crisis is the result of anthropocentrism which is widely embraced by humans because it is selfish and prioritizes human interests in viewing nature, and as a result humans must reconstruct their perspective on nature with an eco-theocentric approach which is considered more consider harmony in the entire ecosystem order and center on God. The goal of eco-theocentrism ethics is to transform the way humans perceive nature by giving respect to the world created by God and eco-theocentrism ethics is an ethical theory that pays more attention to the environment as a whole and is holistic centered on God, namely the relationship between humans and their environment, humans. with others who are centered in God. The research method in writing this article is to use a qualitative-descriptive study method with a library research approach, reading and comparing a number of references related to the study. In this article, the author will examine the eco-theocentric principles and their implementation in local wisdom practices in the Batak Toba society, as a strategy for contextual theology of the Batak Toba society in preserving the environment.

Krisis ekologi yang diakibatan aktivitas manusia di era modern ini telah mengancam eksistensi kehidupan manusia, alam, dan berbagai makhluk hidup lainnya. Krisis lingkungan hidup yang terjadi saat ini adalah sebagai akibat dari paham antroposentrisme yang banyak dianut oleh manusia karena bermuatkan egoistis dan lebih mengutamakan kepentingan manusia dalam memandang alam, dan sebagai akibatnya manusia harus merekonstruksi kembali cara pandang mereka terhadap alam dengan pendekatan eko-teosentris yang dianggap lebih mempertimbangkan keselarasan dalam seluruh tatanan ekosistem dan berpusat kepada Allah. Tujuan dari etika eko-teosentrisme adalah mentransformasi cara pandangan manusia terhadap alam dengan memberikan sikap hormat terhadap dunia ciptaan Allah dan etika eco-teosentrisme merupakan teori etika yang lebih memperhatikan lingkungan secara keseluruhan dan bersifat holistik yang berpusat kepada Allah, yaitu hubungan manusia dengan lingkungannya, manusia dengan sesamanya yang berpusat kepada Allah. Metode penelitian pada penulisan artikel ini adalah menggunakan metode kajian kualitatif-deskriptif dengan pendekatan library research, membaca dan membandingkan sejumlah referensi yang berhubungan dengan kajian. Dalam artikel ini penulis akan mengkaji tentang prinsip-prinsip eco-teosentris dan implementasinya dalam praktek-praktek kearifan lokal dalam masyarakat Batak Toba, sebagai salah satu strategi untuk berteologi secara kontekstual bagi masyarakat Batak Toba dalam memelihara lingkungan hidup.


Keywords


eco-theocentric; environmental crisis; local wisdom; Batak Toba society; eco-teosentris; krisis lingkungan; kearifan lokal; masyarakat Batak Toba

References


Awang, N. A., Setyawan, Y. B., Ebenhaizer, D. A. N., & Timo, I. N. (2019). Ekoteologi Fungsi Hutan Oenaek. Gema Teologika, 4(2), 135–154. https://doi.org/10.21460/gema.2019.42.423

Boice, J. M. (2009). Psalms Volume 2, Psalms 42-106: An Expositional Commentary. Michigan: BakerBooks.

Borrong, R. P. (1999). Etika Bumi Baru. Jakarta: BPK-Gunung Mulia.

Borrong, R. P. (2019). Kronik Ekoteologi: Berteologi dalam Konteks Krisis Lingkungan. Stulos, 17(2), 185–212.

Butar-Butra, C., Syamsuyurnita, & Isman, M. (2018). Rekonstruksi dan Revitalisasi Cerita Rakyat Sebagai Pewaris Budaya dan Kearifan Lokal Dengan Pendekatan Situs Mitos Pada Masyarakat Batak Toba. Kumpulan Penelitian Dosen, 1(1), 70–89. Retrieved from http://publikasiilmiah.umsu.ac.id/index.php/publikasi-ilmiah/article/view/165

Conradie, E. (2006). The Road Towards An Ecological Biblical And Theological Hermeneutics. 93, 305–314. Retrieved from https://journals.co.za/doi/pdf/10.10520/EJC100807

Field, D. N. (2009). The Theological Authority Of The Bible And Ecological Theology. Scriptura, 101, 206–218. Retrieved from https://journals.co.za/doi/pdf/10.10520/EJC100495

Geisler, N. L. (2007). Chirstian Ethics: Options and Issues. Amerika: Baker Academic.

Gule, Y. (2020). Konsep Eduecologi dalam Pendidikan Agama Kristen Konteks Sekolah. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 3(2), 181–201. https://doi.org/10.34081/fidei.v3i2.183

Gultom, G. (2021). Ketua Umum PGI Pdt. Gomar Gultom Sampaikan 15 Alasan Menutup PT. TPL. Retrieved from pgi.or.id website: https://pgi.or.id/ketua-umum-pgi-pdt-gomar-gultom-sampaikan-15-alasan-menutup-pt-tpl/

Harahap, R. H. (2020). Kearifan Tradisional Batak Toba Dalam Memelihara Ekosistem Danau Toba. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Antropologi (SENASPA), 1(1), 1–18.

Kavusa, K. J. (2019). Ecological Hermeneutics and the Interpretation of Biblical Texts Yesterday , Today and Onwards : Critical Reflection and Assessment. Old Testament Essays, 32(1), 229–255. Retrieved from https://journals.co.za/doi/pdf/10.17159/2312-3621/2019/v32n1a13

Lobang, M. M., & Camerling, Y. F. (2021). Media Pembelajaran dan Kurikulum Pendidikan Jemaat dalam Gereja Berbasis Online untuk Menghadapi Perubahan Globalisasi Abad ke-21. Jurnal Ilmu Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 2(1), 61–78. https://doi.org/10.25278/jitpk.v2i1.488

Lubis, M. A. (2020). Revitalisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Hukum Adat Batak Toba Dalam Melindungi Eksistensi Danau Toba Di Mata Dunia (Kajian Hukum Progresif). Jurnal Darma Agung, 27(3), 1234–1244. https://doi.org/10.46930/ojsuda.v27i3.607

Manik, K. E. S. (2003). Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jakarta: Djambatan.

Marfai, M. A. (2012). Pengantar Etika Lingkungan Dan Kearifan Lokal. Yogyakarta: Gadjah Mada University.

Mwambazambi, K. (2009). A Glance on Environmental Protection in Africa: Theological Perspective. Ethiopian Journal of Environmental Studies and Management, 2(3), 19–26.

Mwambazambi, K. (2010). Environmental Problems in Africa: A Theological Response. Ethiopian Journal of Environmental Studies and Management, 3(2), 54–64.

Noor, N. M. (Ed.). (2015). Etika dan Religiusitas Anti-Korupsi: Dari Konsep ke Praktik di Indonesia. Geneva: Globethics.ne. Retrieved from https://www.globethics.net

Sholihah, H., & Nadzifah, L. (2018). Aplikasi Pendidikan Lingkungan Hidup Bagi Anak Tingkat Sekolah Dasar Dalam Membentuk Kepedulian Anak Terhadap Lingkungan. Islamic Review : Jurnal Riset Dan Kajian Keislaman, 7(2), 174–190. https://doi.org/10.35878/islamicreview.v7i2.144

Shoshan, A. E. (1990). A New Concordance of The Bible. Jerusalem: Kriyat Sefer.

Siagian, H. (2010). Hayaruddin Siagian, Pola Hubungan Stakeholder Dalam Mengelola Sumber Daya Air Danau Toba di Sumatera Utara (Dokumen Penelitian: Pusat Penelitian Kemasyarakatan Dan Kebudayaan LIPI.

Singgih, E. G. (1999). Dunia yang Bermakna: Kumpulan Karangan Tafsir Perjanjian Lama. Jakarta: Persetia.

Susilo, R. K. D. (2009). Sosiologi Lingkungan. Jakarta: Rajawali Press.

Tamba, T. (2020). Relational Theology: A Critical Theological Review of Ecological Damage in the Lake Toba Area According to the Fretheim’s Perspective. Jurnal Teologi Cultivation, 4(1), 115–134. https://doi.org/10.46965/jtc.v4i1.221

Tara, K. (2008). Ekologi Dalam Kristen dan Islam: Sebuah Perjumpaan Transformatif Menuju Dialog Ekologis. Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusatama.

Watson, R. A., & Watson, P. J. (1996). Man and Nature: An Anthropological Essay in Human Ecology. New York: Harcourt, Brace & World.

Williams, D. (1987). Mastering The Old Testament, Volume 14: Psalms 73-150. London: Word Publishing.

Woi, A. (2008). Menyapa Bumi menyembah Hyang Ilahi, Dalam Buku “Manusia dan Lingkungan Dalam Persekutuan Ciptaan.” Yogyakarta: Kanisius.

Zaluchu, S. E. (2021). Metode Penelitian di dalam Manuskrip Jurnal Ilmiah Keagamaan. Jurnal Teologi Berita Hidup, 3(2), 249–266.




DOI: https://doi.org/10.38189/jtbh.v4i1.182

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
JURNAL TEOLOGI BERITA HIDUP is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://e-journal.sttberitahidup.ac.id/index.php/jbh
E-mail: jurnalberitahidup@gmail.com

JURNAL TEOLOGI BERITA HIDUP telah terindeks pada situs:

           

 Association Membership:

   

Laman terkait

            

 

View Berita Hidup Stats