Pandangan Gereja Kristen Jawa (GKJ) Terhadap Budaya Dalam Konteks Masyarakat Jawa

Uri Christian Sakti Labeti

Abstract


Gereja Kristen Jawa (GKJ) adalah gereja yang lahir buah penginjilan para misionaris Barat (dalam hal ini Belanda) di tanah Jawa. Peri kehidupan bergereja diatur sedemikian rupa berdasar dogma gereja Belanda. Latar belakang tersebut menyebabkan GKJ tercerabut dari akar budaya sehingga segala praktik yang berkaitan dengan adat istiadat Jawa tidak diizinkan masuk wilayah pelayanan gereja.Sejarah tersebut menjadi data kajian dalam tulisan ini sehingga tampak wajah baru GKJ yang pada akhirnya menerima budaya sebagai bagian integral pelayanan gereja. Kajian dari perspektif sejarah menunjukkan kehidupan GKJ yang mengalami perubahan paradigma khususnya terkait budaya. Analisis atas fenomena GKJ menghasilkan deskripsi autentik landasan GKJ membuka paradigma praktik bergereja sehingga menerima budaya menjadi bagian integral pelayanan gereja. Melalui paradigmanya yang baru, GKJ semakin berbenah dan semakin terbuka dalam memanifestasikan budaya Jawa sebagai kekuatan gereja untuk menghadirkan diri menjadi bagian holistik masyarakat Jawa.

References


Banawiratma, J. B. Yesus Sang Guru: Pertemuan Kejawen Dengan Injil. Yogyakarta: Yayasan Kanisius, 1977.

Dahlstrom, Daniel, O. Philosophy of Mind and Phenomenology: Conceptual and Empirical Approach. New York: Routledge, 2016.

Dirjosanjoto, Pradjarta. Sumber-Sumber Tentang Sejarah Gereja Kristen Jawa 1896-1980. Salatiga: Sinode GKJ, 2008.

Kronegger, Marlies. Phenomenology and Aesthetics. Dordrecht The Netherlands: Kluwer Academic Publisher, 1991.

Küster, Volker. The Many Faces of Jesus Christ. London: SCM Press, 1999.

Lombard, Denys. Nusa Jawa: Silang Budaya Bagian I: Batas-Batas Pembaratan. Jakarta: Gramedia, 2008.

Niebuhr, N. Richard. Kristus Dan Kebudayaan. Jakarta: Yayasan Satya Karya, n.d.

Pieris, Aloysius. Berteologi Dalam Konteks Asia. Yogyakarta: Kanisius, 1996.

Sastrokasmojo, Padmono. Gendhing Gerejawi Perjumpaan Kekristenan Dengan Agama Islam Dan Budaya Jawa. Yogyakarta: Duta Wacana University Press, 2017.

Scheiter, Robert J. Rancang Bangun Teologi Lokal. Jakarta: PT. BPK Gunung Mulia, 1993.

Soekotjo, S.H. Sejarah Gereja-Gereja Kristen Jawa Jilid 1. Yogyakarta: Taman Pustaka Kristen, 2009.

———. Sejarah Gereja-Gereja Kristen Jawa Jilid 2. Yogyakarta: Taman Pustaka Kristen, 2010.

Sukarto, Aristarchus. “Witnessing to Christ Through Eucharist: A Proposal for the Java Christian Churches to Contextualize and to Communicate the Gospel to Its Community.” Lutheran School of Theology Chicago, 1993.

Supanggah, Rahayu. Bothèkan Karawitan I. Jakarta: Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia, 2002.

Suparno, T. Slamet. Pakeliran Wayang Purwa: Dari Ritus Sampai Pasar. Surakarta: ISI Press Solo, 2011.

Sutrisno, Mudji. Teori-Teori Kebudayaan. Yogyakarta: PT. Kanisius, 2005.

Tim. Pengajaran Agama Kristen: Katekismus Heidelberg. Salatiga: Sinode GKJ, 1983.

———. Pokok-Pokok Ajaran Gereja Kristen Jawa. Salatiga: Sinode GKJ, 2005.

Widiasih, Ester Pudjo. “The Ritualization of Remembering the Dead among The Christian Javanese: A Study Of Liturgical Contextualization In A Reformed Church In Indonesia.” Drew University Madison New Jersey Amerika, 2012.

Widyatmanta, Siman. Sikap Gereja Terhadap Budaya Dan Adat-Istiadat. Yogyakarta: Badan Musyawarah Gereja-gereja Jawa, 2007.




DOI: https://doi.org/10.38189/jtbh.v4i1.190

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
JURNAL TEOLOGI BERITA HIDUP is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://e-journal.sttberitahidup.ac.id/index.php/jbh
E-mail: jurnalberitahidup@gmail.com

JURNAL TEOLOGI BERITA HIDUP telah terindeks pada situs:

           

 Association Membership:

   

Laman terkait

            

 

View Berita Hidup Stats