Kepemimpinan Perempuan Dalam Jemaat: Analisis Penerjemahan Polisemi Kata gunh (gune) dalam 1 Korintus 14:34-35 dan 1 Timotius 2:11-12

Marulak Pasaribu

Abstract


The purpose of the Bible itself is to enable human to understand God and His will. Therefore, it is vital to be translated to languages so that individuals can read and understand His Word. However, the translation of the Bible to other languages often meets difficulties due to differences in diction between the source language and the target languages. Besides, one word in a language may have different senses which are related and dynamic. The goal of this research is to find the appropriate translation of the word gunh in Paul’s letter, specifically 1 Chorintian 14:34-35 and 1 Timothy 2:11-12 and to find the position of women’s leadership in the church. The research is carried out using descriptive-qualitative method focusing in elaborating the diction found in different translations of the Bible, such as Greek, English and Bahasa Indonesia. The finding shows that the translation of the word gunh  in Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) is not accurate. Instead of translating the word gunh  to wife, the institution translate the word into women in general. The recommend that LAI edit the translation of the Bible and that the church leader allow women to be leader in the congregation.

Abstrak

Penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa lain bukan pekerjaan mudah. Tidak adanya padanan kata yang tepat dan akurat  dari kata aslinya ke dalam bahasa si pembaca dan terdapat banyak kata memiliki variasi makna yang saling terkait dan memunyai makna yang luwes adalah sebagian kendala dalam penerjemahan Alkitab. Tujuan penelitian ini adalah menemukan terjemahan yang tepat istilah gunh (gune) dalam 1 Korintus 14:34-35 dan 1 Timotius 2:11-12 dan bagaimana kedudukan wanita dalam kepemimpinan jemaat. Penelitian ini meneliti data dengan pendekatan deskriptif-kualitatif, yang menekankan pada penjelasan berdasarkan studi kata dengan sumber data yang digunakan adalah Alkitab berbahasa Yunani, Inggris dan Indonesia. Temuan hasil penelitian ini adalah bahwa terjemahan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) yang menerjemahkan istilah gunh  dengan perempuan tidak akurat. Yang benar adalah istri dan bukan “perempuan secara umum”. Rekomendasi hasil penelitian ini ditujukan kepada LAI agar mengoreksi terjemahannya dalam Bahasa Indonesia dan kepada para pemimpin gereja untuk dapat menerima perempuan  ditahbiskan menduduki kepemimpinan dalam jemaat.  



Full Text:

PDF

References


Alister E. McGrath. Christian Theology. An Intruduction. Langham Literature: Blackwell. 2014.

Archer L. Gleason. Jr. Ensiklopedi Hal-hal yang sulit dalam Alkitab.Malang: Gandum Mas. 2014.

Bolkestein M. H. Azas-Azas Hukum Gereja. Jakarta: BPK, 1966.

Bromiley W. Geofrey (ed.). The International Standard Bible Encyclopedia. Vol. 2. Michigan: Eerdmans. 1982.

Brwon Colin. The Dictionary of New Testament Theology, Vol. 3. Grand Rapids: Michigan: 1978.

Elwell A. Walter, (Ed). Evangelical Dictionary of Theology. Michigan: Baker Book House. 1984.

Fee D. Gordon D. Fee dan Douglas Stuart. Hermeneutik. Bagaimana Menafsirkan Firman Tuhan Dengan Tepat. Malang: Gandum Mas, 1989.

Friberg Barbara & Timothy. Analytical Greek New Testament. Grand Rapids, Michigan: Baker, 1981.

Geeraerts, D & Cuyckens, H. The Oxford Handbook of Cognitive Linguistics. Oxford: Oxford University Press. 2007.

George V. Wigram V. The Englishman’s Greek Concordance. Numerically Coded to Strong’s Exhaustive Concordance. USA: Mott Media, 1979.

Guthrie Donald. Teologi Perjanjian Baru, Vol. 3. Jakarta: BPK, 1992.

James Strong James. The Exhaustive Concordance of the Bible. Mclean, Virginia: Macdonald Publishing Company,tt.

Keeley, Robin. The Lion Handbook of Christian Belief. (Ed.), Sutherland: Lion Publishing Plc. 1988.

Lakoff, George and Mark Johnson. Metaphors We Live By. Chicago: University of Chicago Press. 2003.

Linwood Urban. Sejarah Ringkas Pemikiran Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.

McGrath E. Alister. Christian Theology. An Intruduction. Langham Literature: Blackwell.

Pasaribu Marulak. Hermeneutika. Diktat Kuliah Program Master of Arts Sekolah Tinggi Theologia Harvest, Malang: 2005.

Pasaribu A. Truly. Analisis Linguistik Kognitif Pada Polisemi Leksem Cut. Thesis. Jogjakarta, UGM, 2013.

Pazmino W. Robert. Fondasi Pendidikan Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2012.

Smith L. David. Handbook of Contemporary Theology, USA: A BridgePoint Book, 1992.

Sproul R.C. Mengenali Alkitab. Malang: Seminary Alkitab Asia Tenggara, 2000.

Straugh, Alexander. Kepenatuaan atau Kependetaan.Yogyakarta: Yayasan Andi, 1992.

Strong James. The Exhaustive Concordance of the Bible. Mclean, Virginia: Macdonald Publishing Company. tt.

Stott, John. Isu-Isu Global. Menantang Kepemimpinan Kristiani. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF, 1996.

Silva, Moises. Biblical Words &Their Meaning: An Introduction To Lexical Semantic. Grand Rapids, Michigan: Zondervan Publishing House, 1994.

Ullmann, Stephen. Semantics: An Introduction to the Science of Meaning. Oxford: Basil Blackwell. 1977.

Virkler A. Henry. Hermeneutics: Principles and Processes of Biblical Interpretation, Grand Rapids, Michigan: Baker Book House, 1981.

Zuck B. Roy. Hermeneutik. Basic Bible Interpretation. Malang: Gandum Mas, 2014

Vine E. Wine. An Expository Dictionary of New Testament Words. New Jersey: Company Old Tappan, tt.

Wigram V. George. The Englishman’s Greek Concordance. Numerically Coded to Strong’s Exhaustive Concordance. USA: Mott Media, 1982

Zodhiates Spiros. The Hebrew-Greek Key Study Bible, New American Standard, AMG Publisher, tt.




DOI: https://doi.org/10.38189/jtbh.v1i1.2

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 

 

 

    

Statistik Pengunjung