Ketahanan Spiritual dalam Memaknai Peristiwa Erupsi Sinabung di Masyarakat Kuta Gugung

Ivonne Sandra Sumual, Andreas Christanto, Ceria Tarigan

Abstract


The main focus of this research is related to the conditions experienced by the people on the slopes of Mount Sinabung as victims of an eruption that has lasted for 11 years since 2010. The conditions experienced by the community lead to suffering that spreads from various aspects of life, including aspects of spirituality. Departing from this, the researcher wants to explore how the spiritual condition of the Sinabung community in interpreting the suffering for 11 years so that they can survive, how they interpret God's presence in the disaster they are experiencing, and whether they have different perspectives/meanings related to the suffering they experience. They experience. Judging from the conditions of the existing problems, the method used in this research is qualitative through a phenomenological study. Thus, the research will be conducted with a descriptive approach. Direct interviews in the field were conducted to obtain the accuracy of the data in this study.

Fokus utama dalam penelitian ini terkait dengan kondisi yang dialami oleh masyarakat lereng gunung Sinabung, sebagai korban dari erupsi yang telah berlangsung selama 11 tahun sejak tahun 2010. Adapun kondisi yang dialami oleh masyarakat mengarah kepada penderitaan yang tersebar dari berbagai aspek hidup, termasuk kepada aspek spiritualitas. Berangkat dari hal ini, maka peneliti hendak menggali bagaimana kondisi spiritualitas masyarakat Sinabung dalam memaknai penderitaan selama 11 tahun sehingga mampu bertahan, bagaimana mereka memaknai kehadiran Tuhan dalam bencana yang tengah mereka alami, dan apakah mereka memiliki konsep sudut pandang/pemaknaan yang berbeda terkait penderitaan yang mereka alami. Melihat dari kondisi permasalahan yang ada, maka metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif melalui studi fenomenologis. Dengan demikian, penelitian akan dilakukan dengan pendekatan deskriptif. Wawancara langsung di lapangan, dilakukan untuk memperoleh akurasi data dalam penelitian ini.


Keywords


Nature; Ecology; Rule; Exploitation

References


Chandra, Donny Charles. “Fungsi Teori Dalam Metode Penelitan Kualitatif.” Reseach Gate, 2019.

Djawa, Jerda. “Beriman Dalam Spiritualitas Budaya Religius Halmera Penghayatan Iman Di Dalam Hubungan Yang Hidup Dan Yang Mati Di Kalangan Anggota Jemaat GMIH Tagalaya Dan Gura, Tobelo.” Universitas Kristen Duta Wacana, 2019.

Eka Putra, Adela. “Warga Dan Polisi Buru Teroris Di Gunung Sinabung.” Oke Zone. Medan, 2010.

Erickson, Milliard. Teologi Kristen. 1st ed. Malang: Gandum Mas, 2004.

Fasya, Teuku. “Teologi Bencana.” edited by Zakaria Ngelow, 12. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2019.

Gabriel, D, and P Firman. “Tinjauan Teodise Dalam Kitab Ayub Dan Implikasi Bagi Umat Kristen Di Tengah Pandemi.” Jurnal Ilmiah Religiosity Entitiy Humanity 3 (2021): 25.

Grudem, Wayne. An Introduction To Biblical Doctrine: Systematic Theology. Grand Rapids: Zondervan, 1994.

Hidayat, Elvin Atmaja. “Iman Di Tengah Penderitaan: Suatu Inspirasi Teologis-Biblis Kristiani. Http://Journal.Unpar.Ac.Id/Index.Php/Melintas/Article/View/2695.” Melintas An International of Philosophy and Religion 32, no. 3 (2016): 285–308.

———. “Iman Di Tengah Penderitaan: Suatu Inspirasi Teologis-Biblis Kristiani.” Melintas 33, no. 3 (2016): 285–308.

Kemit, Ekitwynn Handinata. “Musik Bagian Dari Hidupku : Sebuah Layanan Pastoral Dengan Media Terapi Musik Untuk Korban Erupsi Gunung Sinabung Jemaat GBKP Rg. Bekerah-Simacem ©.” UKDW Yogyakarta, 2019.

Krisna Pakpahan, Gernaida. “Teologi Hadir Sebagai Jawaban Kekinian.” In Quo Vadis Pendidikan Teologi Pasca Pandemi?, 174–175. Pertama. Jakarta: Hegel Pustaka, 2021.

Kristanto. “Bencana Alam (Covid-19) Menurut Perspektif Iman Kristen.” Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen : UKI Toraja 2 (2021): 41.

Layantara, Jessica. “Determinisme, Masalah Kejahatan Dan Penyebab Sekunder Menurut John Calvin.” Jurnal Amanat Agung 11 (2015): 300.

———. “Doktrin Providensia Allah Menurut John Calvin Dan Kritik Kontemporer Terhadapnya.” STTAA, 2015.

Objantoro, Enggar. “Bencana Alam Ditinjau Dari Perspektif Teologi Alkitab.” Jurnal Simpson: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 1, no. 2 (2016): 131–150.

Pakpahan, Gernaida Krisna R. “Jesus As the Coming King.” In Pemikiran Teolog Gereja Bethel Indonesia Tentang Teologi Pentakosta. Jakarta: Bethel Press, 2012.

Pamungkas, Johan. “Desain Real – Time Monitoring Berbasis Wireless Sensor Network Upaya Mitigasi Bencana Erupsi Gunung Api.” ITS, 2016.

Paul Cakra. “Beriman Secara Autentik.” SOPHIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 1, no. 1 (2020): 1–14.

Raco, Jozef. Metode Penelitian Kualitatif: Jenis, Karakteristik Dan Keunggulannya. Jakarta: PT Grasindo, 2018.

Richardson, Alan. A Dictionary of Christian Theology. Philadelphia: Westminster, 1969.

Runesi, Yasintus T. “Kupu-Kupu Di Atas Bunga – Angin Menari Melalui Padang: Menyimak Filsafat Seni Martin Heidegger.” Lumen Veritatis: Jurnal Filsafat dan Teologi 10, no. 1 (2019): 45–82.

Stevanus, Kalis. “Kesadaran Akan Allah Melalui Penderitaan Berdasarkan Ayub 1-2.” DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 3, no. 2 (2019): 111.

Tondobala, Linda. “Pemahaman Tentang Kawasan Rawan Bencana Dan Tinjauan Terhadap Kebijakan Dan Peraturan Terkait.” Sabua 3 (2011): 58.

Widiyanta, Ari, and Mentari Br Purba. “Spiritualitas Pada Penyintas Bencana Sinabung Yang Dikenai Status Relokasi.” Talenta Conference Series: Local Wisdom, Social, and Arts (LWSA) 1, no. 1 (2018): 232–238.

Yewangoe, Andreas. “Membangun Teologi Bencana.” In Teologi Bencana, edited by Zakaria Ngelow, 200–226. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2019.

Zaluchu, Sonny Eli. “Human Suffering and Theological Construction of Suffering.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 5, no. 2 (2021): 127.

———. “Strategi Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif Di Dalam Penelitian Agama.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 4, no. 1 (2020): 28.

Zuck, Roy B. Teologi Alkitabiah Perjanjian Lama. Malang: Gandum Mas, 2005.




DOI: https://doi.org/10.38189/jtbh.v4i2.267

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
JURNAL TEOLOGI BERITA HIDUP is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://e-journal.sttberitahidup.ac.id/index.php/jbh
E-mail: jurnalberitahidup@gmail.com

JURNAL TEOLOGI BERITA HIDUP telah terindeks pada situs:

           

 Association Membership:

   

Laman terkait

            

 

View Berita Hidup Stats