Pengaruh Pembinaan Rohani Gereja Berdasarkan Efesus 4:17-24 Terhadap Gaya Hidup Konsumerisme Pemuda Gereja Pantekosta di Indonesia Theofilus Blitar

Santy Sahartian

Abstract


The spiritual formation by the church that the writer meant is coaching as an action and effort by church leaders in improving the quality of spirituality as best as possible, so that distancing themselves from the world and sin, uniting themselves with the death and resurrection of Christ, surrendering and offering to God will be seen from his lifestyle daily.This research was conducted to prove the hypothesis which there is presumably the influence of church's spiritual guiding based on Ephesians 4:17-24 on the consumerism lifestyle of the youth church. The population as well as the sample in this study were 60 respondents involved young people of Pentecostal Church in Indonesia Theofilus Blitar. The method used is a descriptive-quantitative, which the collected data been processed and analyzed using a statistic application of SPSS 19, so that obtained a result of rxy value was 0.532. This meant there is a significant and mediate influence between the church's spiritual formation based on Ephesians 4: 17-24 on consumerism lifestyle of the youth of the Pentecostal Church in Indonesia Theofilus Blitar.

Abstrak

Pembinaan rohani oleh gereja yang dimaksud penulis adalah pembinaan sebagai tindakan dan upaya oleh pemimpin gereja dalam meningkatkan kualitas kerohanian sebaik mungkin, agar menjauhkan diri dari dunia dan dosa, mempersatukan diri dengan kematian dan kebangkitan Kristus, menyerahkan dan mempersembahkan diri kepada Allah akan terlihat dari gaya hidupnya sehari-hari. Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan hipotesis tentang adanya pengaruh pembinaan rohani oleh gereja berdasarkan Efesus 4:17-24 terhadap gaya hidup konsumerisme pemuda gereja. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 responden yang melibatkan pemuda – pemudi Gereja Pantekosta di Indonesia Theofilus Blitar. Metode yang digunakan adalah deskriptif-kuantitatif, di mana data yang diperoleh diolah dan dianalisis dengan bantuan aplikasi statistik SPSS 19, sehingga diperoleh nilai rxy adalah 0,532. Artinya, ada pengaruh yang signifikan dan sedang antara pengaruh pembinaan rohani oleh Gereja berdasarkan Efesus 4:17-24 terhadap gaya hidup konsumerisme pemuda Gereja Pantekosta di Indonesia Theofilus Blitar.



Full Text:

PDF

References


Alkitab. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 2009.

Makmur Halim, Gereja di Tengah-Tengah Perubahan Dunia,Malang: Gandum Mas,2000.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2002.

Charles M.Shelton SJ, Menuju Kedewasaan Kristen, Yogyakarta: Kanisius,1988.

Soleman Kawangmani,Pembinaan Orang Percaya dalam Konteks Global ,Aletheia, Edisi 02, Tahun II (Persekutuan Mahasiswa Kristen Surakarta).

Webster’s, New World Dictionary, America: The World Publishing Company, 1957.

D. F Walker, Kamus Yunani- Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

J.L. Ch. Abineno. Tafsiran Alkitab : Surat Efesus. Jakarta: BPK Gunug Mulia,1989.

Featherstone, Mike (Penerjemah Misbah Zulfa Elizabeth). Posmodernisme dan Budaya Konsumen. Yogyakarta : Pustaka Pelajar, 2005.

Peter N. Stearns. Consumerism in World History : the global Transformation of Desire. 2003. New York: Routledge Hlm: ix Firovani Adikila. 2013.




DOI: https://doi.org/10.38189/jtbh.v1i1.3

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 

 

 

    

Statistik Pengunjung