Kesukaran Hidup Menurut Teologi Lukas dan Aplikasinya bagi Hidup Orang Kristen pada Masa Kini

Efraim Sinaga

Abstract


Everyone's difficulties in life can be experienced. And usually they are always shunned because this is uncomfortable for the human mind and body. Every human being always tries to make the difficulties live away from their life. But the reality is that life's hardships are unavoidable, especially during the Covid-19 Pandemic. All affected people, even many believe, are also affected in terms of economy, work, health and so on. Many of them respond by complaining, grumbling and even blaming God for making their faith weaker, but there are also those who respond by bringing themselves closer to God. Therefore, it is necessary for a Christian to know how the Bible views the difficulties of life that they are experiencing, so that their faith does not deteriorate further, they can be strengthened and continue to struggle in facing any difficulties in life that they experience. This paper will answer it, but the writing only contains the viewpoint of a Luke only. Luke's guide to life's difficulties can be explained by a simple exegesis of Luke's writings, namely the Gospel of Luke and the Acts of the Apostles.

Kesukaran hidup dapat dialami oleh setiap orang. Dan biasanya selalu dijauhi karena hal ini tidak mengenakkan bagi fisik maupun batin manusia. Setiap manusia selalu berusaha supaya Kesukaran hidup jauh dari kehidupan mereka. Tetapi kenyataanya Kesukaran hidup tidak dapat dihindarkan, secara khusus di masa Pandemi Covid-19 ini. Semua orang terdampak bahkan banyak percaya pun juga ikut terdampak baik dari segi ekonomi, pekerjaan, kesehatan dan lain sebagainya. Banyak di anatara mereka yang meresponinya dengan mengeluh, bersungut-sungut bahkan sampai menyalahkan Tuhan yang membuat iman mereka menjadi semakian lemah, tetapi ada juga yang meresponinya dengan membawa dirinya semakin dekat kepada Tuhan. Oleh sebab itu perlu bagi seorang Kristen untuk mengetahui bagaimana pandangan Alkitab tentang kesukaran hidup yang sedang mereka alami, sehingga mereka iman mereka tidak semakin merosot, mereka dapat semakin dikuatkan dan terus berjuang dalam menghadapi setiap Kesukaran hidup yang mereka alami. Tulisan ini akan menjawabnya tetapi tulisan hanyalah memuat tentang pandagan seorang Lukas saja. Pandangan Lukas mengenai kesukaran hidup ini akan dapat dijelaskan melalui eksegesis sederhana terhadap tulisan-tulisan Lukas, yaitu Injil Lukas dan Kisah Para Rasul.


Keywords


hardships of life; suffering; loyalty of faith; Luke; kesukaran hidup; penderitaan; kesetiaan iman; Lukas

Full Text:

PDF

References


Arifianto, Yonatan Alex, dan Joseph Christ Santo. “Iman Kristen dan Perundungan di Era Disrupsi.” Angelion: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 1, no. 2 (2020): 149–163. https://e-journal.sttberitahidup.ac.id/index.php/jan/article/view/73.

Asimov, Isaac. Asimov’s Guide to the Bible: The New Testament. New York: Doubleday, 1969.

Barclay, William. The New Daily Study Bible. The Gospel of Matthew Vol II. London: Westmister John Knox Press, 2001.

Geldenhuys, Norval. Commentary on the Gospel of Luke. Eerdmans, Wm B, 1971.

Henry, Matthew. “Matthew Henry Commentary.” BibleWorks ver 10, n.d.

Spurgeon, Charles H. Spurgeon’s Expository Encyclopedia Vol 13. Baker Book House, 1988.

Wahyu, Rita. “Lukas, Penulis Injil.” Sarapan Pagi Biblika Ministry. Last modified 2012. https://www.sarapanpagi.org/lukas-penulis-injil-vt4191.html.

Yonathan, Danny. “Memahami Konsep Menyangkal Diri, Memikul Salib dan Mengikut Yesus: Sebuah Analisis Biblikal Lukas 9:23-26.” Jurnal Teologi Berita Hidup 1, no. 2 (2019): 121–137.

“Synaxis of the Seventy Apostles.” Orthodox Church in America. Last modified 2019. https://www.oca.org/saints/lives/2019/01/04/100017-synaxis-of-the-seventy-apostles.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Teokristi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://e-journal.sttberitahidup.ac.id/index.php/jtk 
E-mail: jurnalteokristi@gmail.com

Teokristi terindeks pada:

     

Laman terkait:

             

Teokristi Stats