Kemerdekaan Menurut Roma 6:1-14 dan Penerapannya bagi Generasi Z

Monika Tuan, Joseph Christ Santo, Agustin Soewitomo Putri

Abstract


Independence is a person's freedom against something that makes him feel oppressed, shackled and even bound to a forced rule. Christians who live in sin are slaves to sin. Man's attachment to sin makes his life without freedom in life. Generation Z is a generation that lives in a world where everything is instantaneous, has great innovation and creativity, even this generation can make their own money. The application of freedom according to Romans 6:1-14 in generation Z is important. By using a hermeneutic approach and linking the meaning of freedom according to Romans 6:1-14 with generation Z, the researchers came to the conclusion that generation Z needs to understand that they have been baptized into Christ, need to crucify the old man, should not commit themselves to sin, and must live for God. in Christ Jesus.

Kemerdekaan merupakan kebebasan seseorang terhadap sesuatu yang membuat dirinya merasa tertindas, terbelenggu bahkan terikat akan suatu aturan yang dipaksakan. Orang Kristen yang hidup di dalam dosa adalah budak dosa. Keterikatan manusia akan dosa membuat hidupnya tidak memiliki kebebasan dalam hidup. Generasi Z adalah generasi yang hidup di dalam dunia yang serba ada yang tersedia segala sesuatunya yang instan, memiliki inovasi dan kreativitas yang hebat, bahkan generasi ini dapat menghasilkan uang sendiri. Penerapan kemerdekaan menurut Roma 6:1-14 pada generasi Z merupakan hal yang penting. Dengan menggunakan pendekatan hermeneutik dan menghubungkan makna kemerdekaan menurut Roma 6:1-14 dengan generasi Z, peneliti sampai pada kesimpulan bahwa generasi Z perlu memahami telah dibaptis dalam Kristus, perlu menyalibkan manusia lama, tidak boleh menghambakan diri pada dosa, dan harus hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.


Keywords


independence; servant of sin; generation Z

Full Text:

PDF

References


Anderson, T Neil. Berjalan Dalam Kemerdekaan. Jakarta: Metanoia, 2005.

———. The Bondage Breaker. Yogyakarta: Katalis, 2020.

Carson, D.A., dan Douglas J.Moo. An Introduction To The New Testament. Malang: Penerbit Gandum Mas, 2016.

Edwards, James R. New International Biblical Commentary. Peabody, MA: Hendrickson, 1992.

Ferguson, B Sinclair. Kehidupan Kristen Sebuah Pengantar Doktrinal. Surabaya: Momentum, 2017.

Fitriyani, Pipit. “Pendidikan Karakter Bagi Generasi Z,” 2018.

Hadiwijono, Harun. Iman Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2007.

Hagelberg, Dave. Tafsiran Roma dari Bahasa Yunani. Bandung: Kalam Hidup, 2013.

Hakh, Samuel Benyamin. Perjanjian Baru: Sejarah, Pengantar, dan Pokok-pokok Teologisnya. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2019.

Hikmah, Nurul. “Strategi Pendidikan Karakter Pada Anak Dalam Setting Keluarga Di Era Disrupsi.” Journal Of Primary Education Vol 2 No 1 (2021).

Jaffry, R.A. Tafsiran Surat Roma, 2007.

Keller, Timothy. Kitab Roma Untuk Anda : Roma 1-7. Jakaeta Barat: OMID Publishing House, 2019.

Rastati, Ranni. “Media Literasi Bagi Digital Natives: Perspektif Generasi Z Di Jakarta.” Jurnal Teknologi Dan Pendidikan 06 (2018).

Ridderbos, Herman. Paulus Pemikiran Utama Teologinya, 2008.

Santo, Joseph Christ. “Strategi Menulis Jurnal Ilmiah Teologis Hasil Eksegesis.” In Strategi Menulis Jurnal untuk Ilmu Teologi, 121–139. Semarang: Golden Gate Publishing, 2020.

Sappingthon, J Thomas. Hancurkan Kuasa Iblis Dalam Diri Anda. Yogjakarta: Andi, 2013.

Setiawan, David Eko. “Kelahiran Baru Di Dalam Kristus Sebagai Titik Awal Pendidikan Karakter Unggul.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 3, no. 2 (2019): 154.

Siantauli, Erika Susana. “Peran Media Sosial di Tengah Bahaya Always-On Attention Deficit Disorder.” Journal Of Divinity Volume 1 N (2021): 107–123.

Simorangkir, Sri Lina Betty Lamsihar, dan Yonatan Alex Arifianto. “Makna Hidup Dalam Kristus Menurut Filipi 1:21 dan Implikasinya Bagi Orang Percaya.” CARAKA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika 1, no. 2 (2020): 228–242.

Stamp, C Donald. Alkitab Hidup Berkelimpahan. Malang: Gandum Mas, 1994.

Sulastio, Hari. “Keselamatan Karena Kasih Karunia Menurut Efesus 2:1-10.” Jurnal Teologi dan Pelayanan Vol.6 (2020): 62–75.

Susanto, Hasan. PBIK Jilid II. Malang: Percetakan Lembaga Alkitab Indonesia, 2003.

Th. Van den End. Tafsiran Alkitab Surat Roma. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1997.

Tulloan, Ola. Introduksi Perjanjian Baru. Batu: Sekolah Tinggi Teologia, 1995.

Utley, Dr. Bob. Kumpulan Komentari Panduan Belajar Perjanjian Baru. Texas: Bible Lessons International, 2010.

Wijaya, Hengki. “Pengenaan Manusia Baru di Dalam Kristus: Natur, Proses, Dan Fakta Serta Implikasi Teologis dan Praktisnya.” Jurnal Jaffry 14 (2016): 110–130.

Wilkinson, Bruce. Talk Thru The Bible, 2007.

With Emery, James. Meet Generation Z Understanding And Reaching The New Post- Christian World. American: Baker Books, 2017.

Zaluchu, Eli Sonny. “Teologi Pastoral dalam Menghadapi Tantangan Kepemimpinan Kristen di Era Post-Modern: Tinjauan Yesaya 40:11.” Teologi Kharismatika Vol. 3 (2020): 120–132.

Alkitab Penuntun Hidup Berkelimpahan. Malang: Gandum Mas, 2000.

Tafsiran Matthew Henry Surat Roma, 1 dan 2 Korintus. Surabaya: Momentum, 2015.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Teokristi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://e-journal.sttberitahidup.ac.id/index.php/jtk 
E-mail: jurnalteokristi@gmail.com

Teokristi terindeks pada:

           

Laman terkait:

             

Teokristi Stats