Model Pelayanan Pemuda Remaja Berdasarkan Prinsip Pembinaan 1 Timotius 4:8-12 dalam Meningkatkan Partisipasi Ibadah

Penulis

  • Rahellea Andera Sekolah Tinggi Teologi Torsina

DOI:

https://doi.org/10.38189/jan.v7i1.1246

Kata Kunci:

model, pelayanan, pemuda , remaja, partisipasi, ibadah

Abstrak

This study aims to describe the conditions of youth participation in the Pentecostal Church Region III North Bengkulu, describe the responsibility of the church as a faith community to prepare youth as successors of church service in the future, describe the principles of development in the book of 1 Timothy 4: 8-12, describe a service model that is in accordance with the principles of development in 1 Timothy 4: 8-12 and in accordance with the needs of youth in service in the Pentecostal Church Region III North Bengkulu. This study uses a method with a descriptive qualitative research approach..Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. The interviews in this study used the interview format.Focus Group Discussion(FGD). The participants involved in this study were the Pastor, youth mentor, youth ministry administrator and youth of the Pentecostal Church Region III North Bengkulu. The results of the study show the five Principles of Formation in the book of 1 Timothy 4: 8-12, giving priority to spiritual training, conveying reliable teachings, providing service motivation, encouraging to preach and teach the truth of the word and emulating the life of the leader. The condition of youth participation in the Pentecostal Church Region III North Bengkulu, there are variations in the existence of special youth services in churches, with some churches having special youth services, while others do not, the number of youth who attend varies, with some churches having youth who rarely attend in significant numbers. Churches that have special youth services tend to have a higher number of youth who attend compared to those that do not have special services. An effective ministry model for youth includes a variety of activities such as progressive spiritual formation, mentoring, small communities, digital ministry, participatory ministry, and creative activities that enable the church to reach young people holistically, spiritually, socially, and emotionally.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi partisipasi pemuda remaja di Gereja Pentakosta Wilayah III Bengkulu Utara, mendeskripsikan tanggung jawab gereja sebagai komunitas iman untuk mempersiapkan pemuda remaja sebagai penerus pelayanan gereja di masa depan, mendeskripsikan prinsip-prinsip pembinaan dalam kitab 1 Timotius 4 : 8 – 12, mendeskripsikan model pelayanan yang sesuai dengan prinsip pembinaan 1 Timotius 4 : 8 - 12 serta sesuai dengan kebutuhan pemuda remaja didalam pelayanan di Gereja Pentakosta Wilayah III Bengkulu Utara. Penelitian ini menggunakan metode dengan jenis pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dalam penelitian ini menggunakan bentuk wawancara Focus Group Discussion (FGD). Adapun partisipan yang terlibat dalam penelitian ini yaitu Gembala sidang, pembina pemuda remaja, pengurus pelayanan pemuda remaja dan pemuda remaja Gereja Pentakosta Wilayah III Bengkulu Utara. Hasil penelitian menunjukkan lima Prinsip Pembinaan dalam kitab 1 Timotius 4 : 8 – 12, memberikan prioritas latihan rohani, menyampaikan ajaran yang dapat dipercaya, memberikan motivasi pelayanan, mendorong untuk memberitakan dan mengajarkan kebenaran firman serta meneladani hidup dari pemimpin. Kondisi partisipasi pemuda remaja di Gereja Pentakosta Wilayah III Bengkulu Utara, terdapat variasi dalam keberadaan ibadah khusus pemuda di gereja-gereja, dengan beberapa gereja memiliki ibadah khusus pemuda, sementara yang lain tidak, jumlah pemuda yang rajin datang bervariasi, dengan beberapa gereja memiliki pemuda yang jarang datang dalam jumlah yang signifikan. Gereja yang memiliki ibadah khusus pemuda cenderung memiliki jumlah pemuda yang lebih rajin datang dibandingkan dengan yang tidak memiliki ibadah khusus. Model pelayanan yang efektif untuk kaum muda mencakup berbagai kegiatan seperti pembentukan spiritual progresif, pendampingan, komunitas kecil, pelayanan digital, pelayanan partisipatif, dan kegiatan kreatif yang memungkinkan gereja untuk menjangkau kaum muda secara holistik, spiritual, sosial, dan emosional.

Referensi

Afiyanti, Yati. “Diskusi Kelompok Terfokus (Sebagai Metode Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif).” Jurnal Keperawatan Indonesia 12, no. 1 (2008): 58–62.

Amrullah, Muhammad, Didin Hikmah Perkasa, and Rahmat Edward. “Gen Z and the Future of Work?: Adapting HRM Strategies for A Digital Workforce.” Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi 6, no. 3 (2025): 1835–1843.

Contasia Christie. “Fakta Yang Menyebabkan Anak Muda Meninggalkan Gereja. Apakah Gereja Mau Berdiam Diri Saja?” Https://Www.Superbookindonesia.Com/.

Faith. “Only 10% of Christian Twentysomethings Have Resilient Faith.” Https://Www.Barna.Com/.

Firmansyah, Deri. “Teknik Pengambilan Sampel Umum Dalam Metodologi Penelitian?: Literature Review General Sampling Techniques in Research Methodology?: Literature Review” 1, no. 2 (2022): 85–114.

Handi Irawan D, Cemara A. Putra. “Gereja Sudah Tidak Menarik Bagi Kaum Muda.” Yayasan Bilangan Research Center.

Hermanto. “Budaya Literasi?; Studi Atas Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sorong ? ? ? ?.” Al-Riwayah?: Jurnal Kependidikan 11, no. September (2019): 375–394. http://ejournal.stain.sorong.ac.id/indeks.php/al-riwayah.

Heryanto. “Peran Pemimpin Gereja Dalam Kepemimpinan Pelayanan Kaum Muda Masa Kini.” Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen 5, no. April (2020): 59–72.

Iba, Zainuddin. “Metode Penelitian.” In Metode Penelitian, 58. CV. Eureka Media Aksara, 2023.

Jailani, M Syahran, and Firdaus Jeka. “Populasi Dan Sampling ( Kuantitatif ), Serta Pemilihan Informan Kunci ( Kualitatif ) Dalam Pendekatan Praktis.” Jurnal Pendidikan Tambusai 7 (2023): 26320–26332.

Kasih/OMF, Yayasan Komunikasi Bina. Tafsiran Alkitab Masa Kini 3 Matius-Wahyu, 1996.

Kristyowati, Yuli, and M Th. “Generasi ‘ Z ’ Dan Strategi Melayaninya.” Jurnal Ambassadors?: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 02, no. 1 (2021): (23-34).

Kurniawan, Ernest, Yosef Antonius, and Hendrik Timadius. “Model Pemuridan Paulus Kepada Titus Serta Implikasinya Bagi Pemberdayaan Jemaat Dalam Pelayanan Gereja.” HARVESTER: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen 10 (2025): 96–108. http://e-journal.sttharvestsemarang.ac.id/index.php/harvester%0AModel.

Lidya Naomi Pangkey, Daud A. Ngamon, Julio Eleazer Nendissa. “Ajaran Penggembalaan Berdasarkan 1 Timotius 4?: 1-16 Dan Implikasinya Bagi Gereja Segala Bangsa Shaloom Taas Manado.” Logia: Jurnal Teologi Pentakosta 6, no. 1 (2024): 1–16.

Nilamsari, Natalina. “Memahami Studi Dokumen Dalam Penelitian Kualitatif.” Jurnal wacana XIII, no. 2 (2014): 177–181.

Nurfajriani, Wiyanda Vera, Muhammad Wahyu, Ilhami Arivan, Rusdy Abdullah Sirodj, and M Win Afgani. “Triangulasi Data Dalam Analisis Data Kualitatif.” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 10, no. September (2024): 826–833. https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP.

Panggarra, Robi, and Leonard Sumule. “Pengaruh Pelayanan Pemuda Berbasis Kontekstual Terhadap Pertumbuhan Gereja Kemah Injil Indonesia Di Kota Samarinda The Effect of Contextual Based Youth Services on the Growth of the Gereja Kemah Injil Indonesia in Samarinda City.” Jurnal Jaffray 1, no. 1 (2019): 91–106.

Priyanto, Dwi. “Pengembangan Multimedia Pembelajaran Berbasis Komputer.” Iqra 14, no. 1 (2009): 1–13.

Pustaka, Acarya. “Memahami Dokumentasi.” Acarya Pustaka, Vo.3, No.1, Juni 2017, no. 1 (2017): 47–65.

Putri, Heni Julaika, and Sri Murhayati. “Metode Pengumpulan Data Kualitatif.” Jurnal Pendidikan Tambusai 9 (2025): 13074–13086.

Rachmawati, Imami Nur. “Pengumpulan Data Dalam Penelitian Kualitatif.” Jurnal Keperaatan Indonesia 11, no. 1 (2007): 35–40.

Sembiring, Esty Endaria. “Penggembalaan Yang Holistik Dan Kontekstual Terhadap Generasi Muda Masa Kini.” Prosiding Sekolah Tinggi Teologi Kharisma (2023): 112–127. http://jurnalsttkharisma.ac.id/index.php/Kharis/%0APenggembalaan.

Siti Romdona1*, Silvia Senja Junista2, Ahmad Gunawan3. “Teknik Pengumpulan Data: Observasi, Wawancara Dan Kuesioner.” Jisosepol?: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik 3, no. 1 (2025): 39–47.

Subhaktiyasa, Putu Gede. “Menentukan Populasi Dan Sampel?: Pendekatan Metodologi Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif.” Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan 9 (2024): 2721–2731.

Sutrischastini, Ary, Evi Rosalina Widyayanti, Suci Utami Wikaningtyas, Tim Kelompok Darwis, Tim Pemuda, Karang Taruna, Tim Desa Online, Kampung Tudung, Desa Grujugan, and Desa Online. “Focus Group Discussion?: Pemetaan Substansi Permasalahan Yang Dihadapi UMKM Di Kampung Tudung.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha 3, no. 2 (n.d.): 76–84.

United Way NCA. “The Gen Z Activism Survey.” Unitedwaynca.Org. Last modified 2021. unitedwaynca.org/blog/gen-z-activism-survey/.

Diterbitkan

2026-08-17

Cara Mengutip

Andera, R. (2026). Model Pelayanan Pemuda Remaja Berdasarkan Prinsip Pembinaan 1 Timotius 4:8-12 dalam Meningkatkan Partisipasi Ibadah. Angelion, 7(1), 65–83. https://doi.org/10.38189/jan.v7i1.1246

Terbitan

Bagian

Articles