Tinjauan Teologis Konsep Sesama Manusia Menurut Lukas 10:25-37 dan Aplikasinya dalam Etika Pergaulan Modern
DOI:
https://doi.org/10.38189/jtbh.v8i2.1092Abstrak
“Siapakah sesamaku manusia?” Pertanyaan ini diajukan oleh ahli Taurat yang dilatarbelakangi oleh adanya pemahamannya bahwa “sesamanya manusia” hanya terbatas pada kaum Yahudi saja. Orang Yahudi menganggap diri mereka sendiri paling kudus, dipilih Tuhan dan tidak memikirkan orang asing atau bangsa lain selain kaum mereka sendiri. Pemahaman ini cenderung membatasi perilaku mereka untuk mengasihi orang lain di luar satu ikatan hubungan tertentu. Penelitian ini berfokus mengungkapkan makna teologis yang terkandung dalam Lukas 10:25-37. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskritif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan prinsip yang benar sesuai dengan standard Alkitab mengenai makna “siapakah sesamaku manusia,” dan menyampaikannya dengan jelas akan maksud dan tujuan Tuhan Yesus dalam memberikan perumpamaan sesuai Lukas 10:25-37 serta impilkasinya bagi kehidupan orang percaya di masa kini, supaya kasih setiap orang percaya dapat dinyatakan kepada setiap orang, tanpa membeda-bedakan.
Referensi
Barclay, William. Pash Injil Lukas. BPK Gunung Mulia, 1996.
Baxter, J. Sidlow, and James Sidlow Baxter. Baxter’s Explore the Book. Zondervan, 1986.
Drane, John. Memahami Perjanjian Baru. BPK Gunung Mulia, 1996.
Drs, Duyverman Me. Pembimbing Ke Dalam Perjanjian Baru. BPK Gunung Mulia, 1996.
Eadie, John. An Analytical Concordance to the Holy Scriptures, Or, The Bible Presented Under Distinct and Classified Heads Or Topics. Richard Griffin and Company, 1857.
France, R. T., and Yesus Sang Radikal. “Potret Manusia Yang Disalibkan.” Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2004.
Geden, Alfred Shenington, and William Fiddian Moulton. A Concordance to the Greek Testament. T. & T. Clark, 1897.
Hariyanto, Yakup. “Mengulik Makna Konsep Penebusan Dalam Kitab RUT.” Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama Dan Filsafat 3, no. 3 (2025): 120–29.
Hermawan, Yusak B. My New Testament: Menjelajah Dunia Perjanjian Baru Untuk Memahami Dan Mendalami Kitab-Kitab Di Perjanjian Baru. PBMR ANDI, 2021.
Jeffers, James S. The Greco-Roman World of the New Testament Era: Exploring the Background of Early Christianity. InterVarsity Press, 2009.
Kendall, Robert Tillman. The Parables of Jesus: A Guide to Understanding and Applying the Stories Jesus Told. Chosen Books, 2008.
Marxen, Willi. “Pengantar Perjanjian Baru: Pendekatan Kritis Terhadap Masalah-Masalahnya.” Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003.
Morgan, G. Campbell. Exposition of The Whole Bible: Chapter by Chapter in One Volume. Wipf and Stock Publishers, 2010.
Neusner, Jacob. Judaism: The Evidence of the Mishnah. Wipf and Stock Publishers, 2003.
Nggadas, Deky Hidnas Yan. “Teologi Misi Dalam Injil Lukas: Penundaan Parousia Sebagai Lensa Tafsir?” Views: Jurnal Teologi Dan Biblika 1, no. 1 (2023): 1–14.
Phang, Benny. “Tergeraklah Hatinya Oleh Belas Kasihan Belajar Dari Perumpamaan Orang Samaria Yang Murah Hati (Luk 10: 25-37) Dalam Mengasihi Embrio Manusia Sebagai Sesama.” Studia Philosophica et Theologica 19, no. 1 (2019): 57–79.
Santo, Joseph Christ. “Nilai-Nilai Kemanusiaan Yang Melintas Batas Keagamaan Dalam Narasi Orang Samaria Yang Baik Hati.” Manna Rafflesia 11, no. 1 (2024): 116–27.
Simanjuntak, Horbanus Josua. “Konsep Sesamaku Manusia Dalam Lukas 10: 25-37.” Voice of Wesley: Jurnal Ilmiah Musik Dan Agama 3, no. 1 (2020): 43–53.
Stevanus, Kalis. Memaknai Kisah Orang Samaria Yang Murah Hati Menurut Lukas 10: 25-37 Sebagai Upaya Pencegahan Konflik. 2020.
Sugiyono, Dr. Memahami Penelitian Kualitatif. 2010.
Suprabowo, Gunawan Yuli Agung. “Memaknai Hospitalitas Di Era New Normal: Sebuah Tinjauan Teologis Lukas 10: 25-37.” HARVESTER: Jurnal Teologi Dan Kepemimpinan Kristen 5, no. 1 (2020): 43–58.
Tasi’Nugroho, M. Kerinduan Pada Allah. Buku Abdi, 2025.
Wahono, S. Wismoady. Di Sini Kutemukan: Petunjuk Mempelajari Dan Mengajarkan Alkitab. BPK Gunung Mulia, 1986.
Wesley, John. John Wesley’s Notes on the Whole Bible: New Testament. Christian Classics Ethereal Library, 1765.
Wibowo, Timotius. Membaca Kisah Orang Samaria Yang Murah Hati Dengan Kacamata Psikologi Sosial. 2000.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

.jpg)



