Bahasa Roh sebagai Media Nubuat untuk Pemulihan: Refleksi Teologis dalam Perspektif Dietrich Bonhoeffer

Penulis

  • Betty Veronika Mau Universitas Kristen Satya Wacana
  • Irene Ludji Universitas Kristen Satya Wacana
  • Iky Sumarthina Putri Prayitno Universitas Kristen Satya Wacana

DOI:

https://doi.org/10.38189/jtbh.v9i1.1167

Kata Kunci:

bahasa roh, nubuat, pemulihan, Dietrich Bonhoeffer, spiritualitas karismatik

Abstrak

Penelitian ini mengkaji praktik bahasa roh sebagai media nubuat untuk pemulihan dalam jemaat GMIT Bethesda Kiukenat di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, melalui perspektif etika teologis Dietrich Bonhoeffer. Dalam Kekristenan kontemporer, glossolalia tidak hanya dipahami sebagai pengalaman spiritual pribadi, tetapi juga sebagai praktik religius yang memengaruhi kehidupan komunitas gereja. Di GMIT Bethesda Kiukenat, yang berakar pada tradisi Reformed namun dipengaruhi spiritualitas karismatik, bahasa roh dan nubuat diyakini berfungsi sebagai sarana pastoral yang menghadirkan penghiburan, penguatan iman, dan pemulihan bagi jemaat yang menghadapi sakit, konflik keluarga, persoalan ekonomi, dan masalah moral. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana bahasa roh dipahami dan dipraktikkan sebagai media nubuat serta merefleksikan implikasi etisnya melalui pemikiran Bonhoeffer tentang tanggung jawab dan kehidupan bersama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa roh dan nubuat berperan dalam membangun iman, solidaritas sosial, dan pemulihan spiritual jemaat. Namun juga berpotensi menimbulkan subjektivitas spiritual dan ketergantungan pada figur rohani tertentu. Perspektif Bonhoeffer menegaskan bahwa pengalaman spiritual harus diuji dalam komunitas, berpusat pada Kristus, dan diarahkan pada tanggung jawab etis. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi praktik karismatik dengan etika teologis Bonhoeffer dalam konteks gereja Reformed yang dipengaruhi spiritualitas karismatik.

Referensi

Anderson, Allan Heaton. An Introduction to Pentecostalism: Global Charismatic Christianity. Cambridge: Cambridge University Press, 2014.

Bonhoeffer, Dietrich. Christ the Center. New York: Harper & Row, 1978.

———. Ethics. Edited by Clifford J. Green. Minneapolis: Fortress Press, 2005.

———. Life Together. New York: Harper & Row, 1954.

———. The Cost of Discipleship. New York: Touchstone, 1963.

Chan, Simon. Pentecostal Theology and the Christian Spiritual Tradition. Sheffield: Sheffield Academic Press, 2000.

Creswell, John W., and Cheryl N. Poth. Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. 4th ed. Thousand Oaks: SAGE Publications, 2018.

Fee, Gordon D. The First Epistle to the Corinthians, New International Commentary on the New Testament. Grand Rapids: Eerdmans, 1987.

Gereja Masehi Injili di Timor. Tata GMIT. Kupang: Majelis Sinode GMIT, 2010.

Harefa, Heppy Agustina, and Yaaro Harefa. “Bahasa Roh Dalam Kesatuan Tubuh Kristus: Suatu Kajian Teologis 1 Korintus 12-14.” Jurnal STT Satyabhakti 8, no. 2 (2025): 209–235.

Ibrahim. “Misteri Bahasa Lidah: Sintesis Teologis Tentang Karunia Roh, Bahasa Doa, Bahasa Komunikasi Dan Tanda Eskatologis.” KINGDOM: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 6, no. 1 (2026): 47–57.

Keener, Craig S. Spirit Hermeneutics: Reading Scripture in Light of Pentecost. Grand Rapids: Eerdmans, 2016.

Lembaga Alkitab Indonesia. “ALKITAB Terjemahan Baru.” Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 2021.

Miles, Matthew B., A. Michael Huberman, and Johnny Saldaña. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. 3rd ed. Thousand Oaks: SAGE Publications, 2014.

Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2019.

Paramma, Dwiyafet, Sara Do Hina, and Yunus Oktavianus Pandia. “Relevansi Karunia Berbahasa Roh Bagi Pertumbuhan Iman Generasi Milenial: Tinjauan Teologi Pentakosta.” Mawar Saron: Jurnal Pendidikan Kristen dan Gereja 7, no. 1 (2024): 60–75.

Samarenna, Desti. “Analisis 1 Korintus 14:2-6 Tentang Karunia Berbahasa Roh Dan Bernubuat.” DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 2, no. 1 (2017): 1–11.

Samarin, William J. Tongues of Men and Angels: The Religious Language of Pentecostalism. Long Grove, IL: Waveland Press, 1997.

Siahaan, Harls Evan R. “Praktik Bahasa Roh Dalam Ruang Publik: Sebuah Gagasan Membangun Kecerdasan Emosional.” DIEGESIS: Jurnal Teologi Kharismatika 4, no. 1 (2021): 30–39.

Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2019.

Thomas, John Christopher. The Devil, Disease, and Deliverance: Origins of Illness in New Testament Thought. Cleveland, TN: CPT Press, 2020.

Yin, Robert K. Case Study Research and Applications: Design and Methods. 6th ed. Los Angeles: SAGE Publications, 2018.

Yong, Amos. The Holy Spirit Poured Out on All Flesh: Pentecostalism and the Possibility of Global Theology. Grand Rapids: Baker Academic, 2019.

———. The Spirit Poured Out on All Flesh: Pentecostalism and the Possibility of Global Theology. Grand Rapids: Baker Academic, 2005.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-15

Cara Mengutip

Mau, B. V., Ludji, I., & Prayitno, I. S. P. (2026). Bahasa Roh sebagai Media Nubuat untuk Pemulihan: Refleksi Teologis dalam Perspektif Dietrich Bonhoeffer. Jurnal Teologi Berita Hidup, 9(1), 1–19. https://doi.org/10.38189/jtbh.v9i1.1167

Terbitan

Bagian

Articles